Review Film "Di Balik 98"
Film ini menceritakan tentang kerusuhan yang pernah terjadi di indonesia pada mei 1998, difilm ini diceritakan bahwa terdapat sebuah keluarga kecil yang terdiri dari Bagus (TNI), salmah (Istri Bagus), Diana (adik salmah), dan terdapat beberapa pemeran lain seperti Daniel ( kekasih Diana), Lusi (adik Daniel) , dan ada sepasang ayah dan anak pemulung .
Sebenarnya dalam film ini menceritakan sebuah keluarga kecil yang terpisah saat terjadinya kerusahan pada Mei 98 yang dimana Bagus sebagai TNI yang bekerja untuk mengamankan Jakarta dari kerusuhan, Salmah sebagai Staf dalam pemerintahan dan Diana sebagai pendemo.
Diceritakan juga Daniel sebagai kekasih Diana yang ikut dalam demo yang terjadi pada tanggal 12 Mei 98 yang terpisah juga dengan keluarganya saat terjadi kerusuhan, film ini menggambarkan bagaimana kerusuhan yang terjadi saat waktu itu penjarahan dilakukan dimana-mana, perusakan fasilitas umum, dan pendiskriminasian etnis tionghua.
Keadaan yang mencekam dalam film menggambarkan bagaimana seriusnya masalah yang dialami oleh indonesia saat itu, dalam film tersebut terdapat adegan dimana Salmah pergi untuk mencari adik tetapi dia berhenti ketika terjadi kerusuhan didepannya dan dia memutuskan untuk berjalan kaki untuk mencari adiknya.
Dalam perjalanan dia bertemu dengan sebuah keluarga etnis tionghua yang di dipukuli oleh perusuh walaupun dia berusaha untuk menghentikannya tetapi dia tidak dapat berbuat apa-apa dikarenakan kondisinya yang sedang mengandung.
Pada tanggal 14 Mei 1998 keadaan sudah mulai kondusif dan Daniel memutuskan untuk kembali kerumahnya tetapi yang didapatinya hanya sebuah rumah yang sudah habis dijarah dan keluarganya menghilang entah kemana, dalam keadaan putus asa Daniel dibawa oleh seseorang ketempat penampungan disana dia bertemu dengan keluarganya kembali, Daniel dan Diana pun terpisah dan tidak pernah bertemu kembali.
Pada tanggal 21 Mei 1998 Soeharto berpidato diseluruh anggota dewan dan menyatakan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai Presiden Indonesia dan mengangkat B.J Habiebie sebagai penggantinya.
Disaat bersamaan keluarga Daniel memutuskan untuk meninggalkan Indonesia, Bagus dan Salmah beserta Diana dipertemukan disebuah rumah sakit karena Salmah menjalani operasi cesar.
Daniel kembali ke Indonesia untuk memenuhi wasiat ayahnya yang meninggal untuk menaburkan Abu jenazah ayahnya ditempat kelahirannya, Daniel pun bertemu dengan Diana disebuah sekolah taman kanak-kanak diakhir cerita mereka hidup bahagia masing-masing.
Saran film ini adalah kita harus selalu menjunjung tinggi persatuan indonesia dan tidak membedakan ras, agama, suku atau etnik lain nya, kita harus selalu berpegang pada semboyan negara kita yaitu bhineka tunggal ika yang berarti walaupun berbeda - beda tetap satu jua.
THE END
Langganan:
Postingan (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar